Senin, 08 Agustus 2011

Cinta

"Kita hidup di dunia bukan (hanya) untuk mencari orang yag sempurna untuk dicintai, tetapi (juga) untuk belajar mencintai orang yang tidak/kurang sempurna denga cara yang (mendekati) sempurna..."

Cinta itu seperti cahaya matahari, ia akan tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi; terkadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.

cinta itu seperti sinar matahari, Memberi Tanpa mengharap Kembali...tidak memilih SIAPA yang ia sinari; yang memberi kehangatan di hati....

..cinta itu seperti mentari, yang tak pernah ingkar janji untuk hadir kembali setiap pagi di esok hari

Cinta adalah "santapan" jiwa; Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong nan hampa; Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali....

Cinta itu BUTA!...cinta tidak mengenal KASTA, usia, paras rupa, maupun kekayaan dan harta, tetapi dari ketulusan dan keikhlasan hati setiap insan....

tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu...
dan sikap ramah tamahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak/kurang sopan,
Jika
cinta suci tidak datang daripada tabiatnya,
maka
tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat

Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak berarti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .... (bukan pula cinta laura???)

Cinta umpama "treasure hunt". Cita-cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling menggembirakan. Namum di dalam perjalanan kita akan menghadapi berbagai rintangan dan cabaran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan dikebas orang lain. tetapi tak usahlah kecewa, walaupun hadiahnya tidak kita peroleh namun harapan tetaplah kita "gantungkan" di langit tertinggi, agar setiap langkah kita menuju cintamenjadi tak sia-sia adanya....

kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasakan kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam percintaan.

Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah Orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu karena orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya...Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu, kau akan menyadari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sadari...........

....mungkin kita adalah salah satu dari:
1) yang akan hidup damai sejahtera dalam cinta bersama orang yang (paling) kita cintai dan juga mencintai kita - inilah tujuan tertinggi setiap insan!
2) yang akan hidup damai dengan orang yang kita cintai meski ia tak (pernah) mencintai kita
3) yang akan hidup damai dengan orang yang (sangat) mencintai kita meski kita sendiri tak (pernah) mencintainya;
ataukah.....
4) yang akan hidup dalam "kepalsuan" cinta karena kita tidak mencintai dan juga dicintai oleh pasangan hidup kita???? (semoga terhindar dari ini!) >>>

Macam-macam Gaya Tidur

Tidur adalah suatu "kegiatan" yang dilakukan oleh hampir semua orang. Cukup aneh
bahwa seseorang yang gemar tidur disebut pemalas, atau orang yang tidak suka
melakukan kegiatan apa-apa.
Nah, berikut adalah jenis-jenis tidur yang musti diketahui:
* Tidur ayam, suatu usaha untuk meniru sikap ayam yang sedang tidur.
* Tidur-tiduran, bukan tidur beneran tetapi sesuatu yang mirip tidur.
* Tidur telentang, tidur dengan bagian depan tubuh menghadap keatas, biasanya dengan
mulut setengah terbuka dibarengi dengan suara mengorok yang kadangkala keras,
kadangkala lirih. Sebaiknya tidak dilakukan karena sangat berbahaya menelan alat
pertukangan "tang" (telen-tang...hahahaa)
* Tidur tengkurap, tidur dengan bagian belakang tubuh menghadap ke atas, biasanya
dengan air liur berleleran, atau yang disebut juga ngiler.
* Tidur sambil memeluk bantal guling, biasanya dilakukan oleh orang-orang jomblo
sambil memimpikan sang kekasih yang tak kunjung diperolehnya. Jika dilakukan oleh
orang yang sudah menikah, besar kemungkinannya orang itu ingin memiliki istri atau
suami muda.
* Tidur pulas adalah jenis tidur yang pelakunya sangat sulit untuk dibangunkan. Tentang
tidur seperti ini ada suatu peribahasa yang berbunyi: "tidur bagai kerbau".
* Tidur REM adalah tidur sambil bermimpi sedang mengemudikan kendaraan dan dalam
mimpi itu, ia sedang menekan atau menginjak rem kuat-kuat.
* Pingsan ini bukan jenis tidur yang dilakukan dengan sukarela, tetapi terpaksa karena
suatu hal, misalnya tak tahan dengan terik sinar matahari atau karena terpukul.
* Terhipnotis juga merupakan jenis tidur terpaksa, yang biasanya dilakukan di panggung
sulap atau di tempat praktek psikolog.
* Ketiduran adalah jenis tidur yang dilakukan tanpa sadar, walaupun semua orang yang
sedang tidur itu berada dalam keadaan tidak sadar.

TerBESAR bagi karyawan

Motivasi terbesar adalah naik gaji.
Kesialan terbesar adalah promosi tanpa kenaikan gaji.
Kejutan terbesar adalah bekerja biasa tapi tiba-tiba gaji naik.
Bakat terbesar adalah berpura-pura sibuk tapi tak melakukan apa-apa.
Kesalahan terbesar adalah membantah bos.
Penurun semangat terbesar adalah terlambat menerima gaji.
Kebahagiaan terbesar adalah menjadi bos dari bos sekarang.
Kecerdikan terbesar adalah datang terlambat tapi bos tidak tahu.
Ketololan terbesar adalah bilang pada orang lain bahwa kita ini malas.
Kebiasaan terbesar adalah bos mengatakan sesuatu padahal artinya lain.
Keinginan terbesar adalah memecat bos sendiri.
Kekesalan terbesar adalah anda bekerja keras tapi orang lain yang dipuji.
Kesedihan terbesar adalah tidak menerima gaji karena bos melarikan diri.

TATA TERTIB PT KADANG SUKSES

Pakaian Kerja

Anda disarankan berpakaian sesuai gaji yang anda terima.

Bila kami melihat anda berpakaian mewah, membawa tas Aigner, atau sepatu gucci,

maka kami anggap anda hidup berkecukupan dengan gaji anda dan karenanya tidak akan

ada kenaikan gaji sampai anda terlihat melarat lagi.

Ijin Sakit

Kami tidak menerima lagi surat keterangan sakit dari dokter sebagai bukti bahwa anda

sakit. Kalau anda mampu mengunjungi dokter, kami nilai anda juga mampu bekerja.

Tindakan Operasi

Tindakan operasi sekarang dilarang!.

Selama anda menjadi kayawan disini, anda harus tetap memiliki seluruh organ tubuh

anda, jangan sampai ada organ tubuh anda yang diambil dalam tindakan operasi.

Dulu kami merekrut anda dengan organ-organ tubuh yang lengkap. Mengurangi jumlah

organ tubuh kami nilai sebagai pelanggaran perjanjian kerja.

Hari Bebas

Semua karyawan berhak mendapatkan 104 hari bebas kerja setiap tahunnya, yaitu pada

hari sabtu dan minggu!

Hak Cuti

Semua karyawan diberikan masa cuti pada waktu yang bersamaan setiap tahunnya

sebagai berikut: 1 januari

Hak Cuti Berduka/Keluarga Meninggal

Ini bukan alasan untuk cuti!.

Anda tidak dapat berbuat apa2 bila sahabat, rekan-kerja, tetangga atau famili anda

meninggal.

Anda harus mengatur orang lain yang non-karyawan untuk melayat.

Dalam kasus khusus dimana karyawan tetap harus terlibat, upacara penguburan harus

dijadwalkan sore hari.

Kami mengijinkan anda bekerja pada jam istirahat siang dan anda boleh meninggalkan

pekerjaan satu jam lebih awal, bila pekerjaan anda telah selesai.

Pengecualian :

Peraturan diatas tidak berlaku bila yang meninggal adalah karyawan ybs sendiri.

Akan tetapi harus dengan pemberitahuan 2 minggu sebelumnya karena anda harus mentrain

karyawan pengganti anda.

Penggunaan WC Kantor

Terlampau banyak waktu dibuang di WC!.

Mulai saat ini, kami akan mengatur jadwal ke WC bagi karyawan sesuai urutan alfabet

nama.

Sebagai contoh: Karyawan dengan awal nama "A" boleh ke WC jam 8.00 sampai jam

8.20. Karyawan dengan awal nama "B" dari jam 8.20 sampai 8.40, dst..,dst...

Bila anda tidak sempat ke WC dalam jadwal tersebut, anda harus menunggu sampai

keesokan harinya.

Dalam kasus emergency, karyawan boleh menukar jadwal WC dengan karyawan lain.

Supervisor dari kedua karyawan tersebut harus memberi ijin tertulis sebelumnya.

Jam Makan Siang

Karyawan yang kurus mendapatkan istirahat makan selama satu jam, karena mereka

perlu makan lebih banyak supaya kelihatan sehat.

Karyawan yang berukuran "normal" mendapat jam istirahat makan siang selama 30 menit

agar mendapatkan pola makan yang tidak berlebihan untuk mempertahankan bentuk

tubuhnya.

Karyawan yang gendut, mendapat waktu istirahat 5 menit, karena mereka cuma butuh

minum VEGETTA dan pil diet.

Terima kasih atas kesetiaan anda pada perusahaan.

Kami adalah perusahaan yang sangat peduli dengan sikap positif dan keseimbangan karyawan

Jerit Hati Rakyat Jelata...

Nusantara Negeri Yang Kaya
Tempat Koruptor Berpesta Pora
Hukum Hanya Milik Yang Kaya
Kesewenang-wenangan Merajalela

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Lihat Orang Susah Malah Tertawa
Bencana Jadi Objek Wisata
Penggal Saja Biang Keroknya ….

(menukil dari Maulana Mahbub Al - Majnun)

keberanian: adalah hal yang sulit untuk dicari

Anda dapat memiliki keberanian berdasarkan pada ide atau kesalahan bodoh,
tapi kau tidak seharusnya mempertanyakan orang dewasa, atau pelatih, atau guru Anda
krn mereka membuat peraturan.

Mungkin mereka tahu yang terbaik
tapi mungkin (juga) mereka tidak

itu semua tergantung pada "siapa Anda",
darimana Anda berasal?

Bukankah setidaknya salah satu dari enam ratus orang berpikir tentang menyerah,
dan bergabung dengan sisi yang lain?

itu sebabnya "keberanian" itu sulit.
jika Anda selalu mengatakan apa yang orang lain katakan?

kadang2 Anda bahkan mungkin tidak tahu:
mengapa kau melakukan sesuatu?
(si bodoh pun dapat memiliki keberanian)

tapi "kehormatan", itu alasan sebenarnya
untuk melakukan sesuatu atau tidak.

ini tentang Siapa Anda, dan mungkin siapa yang Anda inginkan?

jika Anda mati krn berusaha untuk sesuatu yang penting,
maka Anda memiliki keduanya: kehormatan & Keberanian
...dan itu cukup bagus

Anda harus berharap untuk keberanian
dan mencoba untuk kehormatan.
dan berdoa agar orang2 memberi tahumu apa yg harus dilakukan untuk memilikinya.

11 Hal yang Membedakan Antara Bos Dan Pemimpin

Sebuah pekerjaan yang mirip namun tak sama, bagaimana cara seoorang BOS dan Pemimpin?

1.Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan

2. Seorang BOS mengatakan "saya".
Seorang PEMIMPIN mengatakan "kita"

3. Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa

4. Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.

5. Seorang BOS menyetir
Seorang PEMIMPIN memimpin

6. Seorang BOS menyalahkan
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan

7. Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.

8. Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh

9. Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik

10. Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.

11. INGAT. SEORANG BOS BERKATA, "PERGI!"
SEORANG PEMIMPIN BERKATA, "AYO PERGI"

Minggu, 07 Agustus 2011

Khadijah, Sang Kekasih Yang Selalu Dikenang Jasanya

Beliau adalah seorang sayyidah wanita sedunia pada zamannya. Dia adalah putri dari Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai bin Kilab al-Qurasyiyah al-Asadiyah. Dijuluki ath-Thahirah yakni yang bersih dan suci. Sayyidah Quraisy ini dilahirkan di rumah yang mulia dan terhormat kira-kira 15 tahun sebelum tahun fill (tahun gajah). Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mulia dan pada gilirannya beliau menjadi seorang wanita yang cerdas dan agung. Beliau dikenal sebagai seorang yang teguh dan cerdik dan memiliki perangai yang luhur. Karena itulah banyak laki-laki dari kaumnya menaruh simpati kepadanya.

Pada mulanya beliau dinikahi oleh Abu Halah bin Zurarah at-Tamimi yang membuahkan dua orang anak yang bernama Halah dan Hindun.Tatkala Abu Halah wafat, beliau dinikahi oleh Atiq bin ‘A’id bin Abdullah al-Makhzumi hingga beberapa waktu lamanya namun akhirnya mereka cerai.

Setelah itu banyak dari para pemuka-pemuka Quraisy yang menginginkan beliau tetapi beliau memprioritaskan perhatiannya dalam mendidik putra-putrinya, juga sibuk mengurusi perniagaan yang mana beliau menjadi seorang yang kaya raya. Suatu ketika, beliau mencari orang yang dapat menjual dagangannya, maka tatkala beliau mendengar tentang Muhammad sebelum bi’tsah (diangkat menjadi Nabi), yang memiliki sifat jujur, amanah dan berakhlak mulia, maka beliau meminta kepada Muhammad untuk menjualkan dagangannya bersama seorang pembantunya yang bernama Maisarah. Beliau memberikan barang dagangan kepada Muhammad melebihi dari apa yang dibawa oleh selainnya. Muhammad al-Amin pun menyetujuinya dan berangkatlah beliau bersama Maisarah dan Alloh menjadikan perdagangannya tersebut menghasilkan laba yang banyak. Khadijah merasa gembira dengan hasil yang banyak tersebut karena usaha dari Muhammad, akan tetapi ketakjubannya terhadap kepribadian Muhammad lebih besar dan lebih mendalam dari semua itu. Maka mulailah muncul perasaan-perasaan aneh yang berbaur dibenaknya, yang belum pernah beliau rasakan sebelumnya. Pemuda ini tidak sebagamana kebanyakan laki-laki lain dan perasaan-perasaan yang lain.

Akan tetapi dia merasa pesimis; mungkinkah pemuda tersebut mau menikahinya, mengingat umurnya sudah mencapai 40 tahun? (perlu di ketahui, dalam keterangan para ulama lain menjelaskan bahwa umur beliau memang lebih tua dari Muhammad, namun belum mencapai 30 tahun) Apa nanti kata orang karena ia telah menutup pintu bagi para pemuka Quraisy yang melamarnya?

Maka disaat dia bingung dan gelisah karena problem yang menggelayuti pikirannya, tiba-tiba muncullah seorang temannya yang bernama Nafisah binti Munabbih, selanjutnya dia ikut duduk dan berdialog hingga kecerdikan Nafisah mampu menyibak rahasia yang disembuyikan oleh Khodijah tentang problem yang dihadapi dalam kehidupannya. Nafisah membesarkan hati Khadijah dan menenangkan perasaannya dengan mengatakan bahwa Khadijah adalah seorang wanita yang memiliki martabat, keturunan orang terhormat, memiliki harta dan berparas cantik.Terbukti dengan banyaknya para pemuka Quraisy yang melamarnya.

Selanjutnya, tatkala Nafisah keluar dari rumah Khadijah, dia langsung menemui Muhammad al-Amin hingga terjadilah dialog yang menunjukan kelihaian dan kecerdikannya:

Nafisah : Apakah yang menghalangimu untuk menikah wahai Muhammad?
Muhammad : Aku tidak memiliki apa-apa untuk menikah .
Nafisah : (Dengan tersenyum berkata) Jika aku pilihkan untukmu seorang wanita yang kaya raya, cantik dan berkecukupan, maka apakah kamu mau menerimanya?
Muhammad : Siapa dia ?
Nafisah : (Dengan cepat dia menjawab) Dia adalah Khadijah binti Khuwailid
Muhammad : Jika dia setuju maka akupun setuju.

Nafisah pergi menemui Khadijah untuk menyampaikan kabar gembira tersebut, sedangkan Muhammad al-Amin memberitahukan kepada paman-paman beliau tentang keinginannya untuk menikahi sayyidah Khadijah. Kemudian berangkatlah Abu Tholib, Hamzah dan yang lain menemui paman Khadijah yang bernama Amru bin Asad untuk melamar Khadijah bagi putra saudaranya, dan selanjutnya menyerahkan mahar.

Setelah usai akad nikah, disembelihlah beberapa ekor hewan kemudian dibagikan kepada orang-orang fakir. Khadijah membuka pintu bagi keluarga dan handai taulan dan diantara mereka terdapat Halimah as-Sa’diyah yang datang untuk menyaksikan pernikahan anak susuannya. Setelah itu dia kembali ke kampungnya dengan membawa 40 ekor kambing sebagai hadiah perkawinan yang mulia dari Khadijah, karena dahulu dia telah menyusui Muhammad yang sekarang menjadi suami tercinta.

Maka jadilah Sayyidah Quraisy sebagai istri dari Muhammad al-Amin dan jadilah dirinya sebagai contoh yang paling utama dan paling baik dalam hal mencintai suami dan mengutamakan kepentingan suami dari pada kepentingan sendiri. Manakala Muhammad mengharapkan Zaid bin Haritsah, maka dihadiahkanlah oleh Khadijah kepada Muhammad. Demikian juga tatkala Muhammad ingin mengembil salah seorang dari putra pamannya, Abu Tholib, maka Khadijah menyediakan suatu ruangan bagi Ali bin Abi Tholib radhiallâhu ‘anhu agar dia dapat mencontoh akhlak suaminya, Muhammad ShallAllohu ‘alaihi wasallam .

Alloh memberikan karunia pada rumah tangga tersebut berupa kebehagaian dan nikmat yang berlimpah, dan mengkaruniakan pada keduanya putra-putri yang bernama al-Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqqayah, Ummi Kalsum dan Fatimah.

Kemudian Alloh Ta’ala menjadikan Muhammad al-Amin ash-Shiddiq menyukai Khalwat (menyendiri), bahkan tiada suatu aktifitas yang lebih ia sukai dari pada menyendiri. Beliau menggunakan waktunya untuk beribadah kepada Alloh di Gua Hira’ sebulan penuh pada setiap tahunnya. Beliau tinggal didalamnya beberapa malam dengan bekal yang sedikit jauh dari perbuatan sia-sia yang dilakukan oleh orang-orang Makkah yakni menyembah berhala dan lain –lain.

Sayyidah ath-Thahirah tidak merasa tertekan dengan tindakan Muhammad yang terkadang harus berpisah jauh darinya, tidak pula beliau mengusir kegalauannya dengan banyak pertanyaan maupun mengobrol yang tidak berguna, bahkan beliau mencurahkan segala kemampuannya untuk membantu suaminya dengan cara menjaga dan menyelesaikan tugas yang harus dia kerjakan dirumah. Apabila dia melihat Nabi ShallAllohu ‘alaihi wasallam pergi ke gua, kedua matanya senantiasa mengikuti suaminya terkasih dari jauh. Bahkan dia juga menyuruh orang-orang untuk menjaga beliau tanpa mengganggu suaminya yang sedang menyendiri.

Rasulullah ShallAllohu ‘alaihi wasallam tinggal di dalam gua tersebut hingga batas waktu yang Alloh kehendaki, kemudian datanglah Jibril dengan membawa kemuliaan dari Alloh sedangkan beliau di dalam gua Hira’ pada bulan Romadhon. Jibril datang dengan membawa wahyu.Selanjutnya beliay Nabi ShallAllohu ‘alaihi wasallam keluar dari gua menuju rumah beliau dalam kegelapan fajar dalam keadaaan takut, khawatir dan menggigil seraya berkata: “Selimutilah aku ….selimutilah aku …”.

Setelah Khadijah meminta keterangan perihal peristiwa yang menimpa Rasulullah ShallAllohu ‘alaihi wasallam, beliau menjawab:”Wahai Khadijah sesungguhnya aku khawatir terhadap diriku”.

Maka Istri yang dicintainya dan yang cerdas itu menghiburnya dengan percaya diri dan penuh keyakinan berkata: “Alloh akan menjaga kita wahai Abu Qasim, bergembiralah wahai putra pamanku dan teguhkanlah hatimu. Demi yang jiwaku ada ditangan-Nya, sugguh aku berharap agar anda menjadi Nabi bagi umat ini. Demi Alloh, Dia tidak akan menghinakanmu selamanya, sesungguhnya anda telah menyambung silaturahmi, memikul beban orang yang memerlukan, memuliakan tamu dan menolong para pelaku kebenaran.

Maka menjadi tentramlah hati Nabi berkat dukungan ini dan kembalilah ketenangan beliau karena pembenaran dari istrinya dan keimanannya terhadap apa yang beliau bawa.

Namun hal itu belum cukup bagi seorang istri yang cerdas dan bijaksana, bahkan beliau dengan segera pergi menemui putra pamannya yang bernama waraqah bin Naufal, kemudian beliau ceritakan perihal yang terjadi pada Muhammad ShallAllohu ‘alaihi wasallam. Maka tiada ucapan yang keluar dari mulutnya selain perkataan: “Qudus….Qudus…..Demi yang jiwa Waraqah ada ditangan-Nya, jika apa yang engkau ceritakan kepadaku benar,maka sungguh telah datang kepadanya Namus Al-Kubra sebagaimana yang telah datang kepada Musa dan Isa, dan Nuh alaihi sallam secara langsung.Tatkala melihat kedatangan Nabi, sekonyong-konyong Waraqah berkata: “Demi yang jiwaku ada ditangan-Nya, Sesungguhnya engkau adalah seorang Nabi bagi umat ini, pastilah mereka akan mendustakan dirimu, menyakiti dirimu, mengusir dirimu dan akan memerangimu. Seandainya aku masih menemui hari itu sungguh aku akan menolong dien Alloh “. Kemudian ia mendekat kepada Nabi dan mencium ubun-ubunnya. Maka Nabi ShallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Apakah mereka akan mengusirku?”. Waraqah menjawab: “Betul, tiada seorang pun yang membawa sebagaimana yang engkau bawa melainkan pasti ada yang menentangnya. Kalau saja aku masih mendapatkan masa itu …kalau saja aku masih hidup…”. Tidak beberapa lama kemudian Waraqah wafat.

Menjadi tenanglah jiwa Nabi ShallAllohu ‘alaihi wasallam tatkala mendengar penuturan Waraqah, dan beliau mengetahui bahwa akan ada kendala-kendala di saat permulaan berdakwah, banyak rintangan dan beban. Beliau juga menyadari bahwa itu adalah sunnatullah bagi para Nabi dan orang-orang yang mendakwahkan dien Alloh. Maka beliau menapaki jalan dakwah dengan ikhlas semata-mata karena Alloh Rabbul Alamin, dan beliau mendapatkan banyak gangguan dan intimidasi.

Adapun Khadijah adalah seorang yang pertama kali beriman kepada Alloh dan Rasul-Nya dan yang pertama kali masuk Islam.

Beliau adalah seorang istri Nabi yang mencintai suaminya dan juga beriman, berdiri mendampingi Nabi ShallAllohu ‘alaihi wasallam yang dicintainya untuk menolong, menguatkan dan membantunya serta menolong beliau dalam menghadapi kerasnya gangguan dan ancaman sehingga dengan hal itulah Alloh meringankan beban Nabi-Nya.Tidaklah beliau mendapatkan sesuatu yang tidak disukai, baik penolakan maupun pendustaan yang menyedihkan beliau ShallAllohu ‘alaihi wasallam kecuali Alloh melapangkannya melalui istrinya bila beliau kembali ke rumahnya. Beliau (Khadijah) meneguhkan pendiriannya, menghiburnya, membenarkannya dan mengingatkan tidak berartinya celaan manusia pada beliau ShallAllohu ‘alaihi wasallam. Dan ayat-ayat Al-Qur’an juga mengikuti (meneguhkan Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam), Firman-Nya, yang artinya: “Hai orang-orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Rabb-Mu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (belasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Rabb-Mu, bersabarlah!”(QS: Al-Muddatstsir:1-7).

Sehingga sejak saat itu Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam yang mulia memulai lembaran hidup baru yang penuh barakah dan bersusah payah. Beliau katakan kepada sang istri yang beriman bahwa masa untuk tidur dan bersenang-senang sudah habis. Khadijah radhiallâhu ‘anha turut mendakwahkan Islam disamping suaminya -semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada beliau. Diantara buah yang pertama adalah Islamnya Zaid bin Haritsah dan juga keempat putrinya semoga Alloh meridhai mereka seluruhnya.

Mulailah ujian yang keras menimpa kaum muslimin dengan berbagai macam bentuknya,akan tetapi Khadijah berdiri kokoh bak sebuah gunung yang tegar kokoh dan kuat. Beliau wujudkan Firman Alloh Ta’ala, yang artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’ , sedangkan mereka tidak diuji lagi?” . (QS: Al-’Ankabut:1-2).

Alloh memilih kedua putranya yang pertama Abdullah dan al-Qasim untuk menghadap Alloh tatkala keduanya masih kanak-kanak, sedangkan Khadijah tetap bersabar. Beliau juga melihat dengan mata kepalanya bagaimana syahidah pertama dalam Islam yang bernama Sumayyah tatkala menghadapi sakaratul maut karena siksaan para thaghut hingga jiwanya menghadap sang pencipta dengan penuh kemuliaan.

Beliau juga harus berpisah dengan putri dan buah hatinya yang bernama Ruqayyah istri dari Utsman bin Affan radhiallâhu ‘anhu karena putrinya hijrah ke negeri Habsyah untuk menyelamatkan diennya dari gangguan orang-orang musyrik. Beliau saksikan dari waktu ke waktu yang penuh dengan kejadian besar dan permusuhan. Akan tetapi tidak ada kata putus asa bagi seorang Mujahidah. Beliau laksanakan setiap saat apa yang difirmankan Alloh Ta’ala, yang artinya: “Kamu sungguh-sungguh akan duji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberikan kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Alloh, ganguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang di utamakan “. (QS: Ali Imran:186).

Sebelumnya, beliau juga telah menyaksikan seluruh kejadian yang menimpa suaminya al-Amin ash-Shiddiq yang mana beliau berdakwah di jalan Alloh, namun beliau menghadapi segala musibah dengan kesabaran. Semakin bertambah berat ujian semakin bertambahlah kesabaran dan kekuatannya. Beliau campakkan seluruh bujukan kesanangan dunia yang menipu yang hendak ditawarkan dengan aqidahnya. Dan pada saat-saat itu beliau bersumpah dengan sumpah yang menunjukkan keteguhan dalam memantapkan kebenaran yang belum pernah dikenal orang sebelumnya dan tidak bergeming dari prinsipnya walau selangkah semut. Beliau bersabda: “Demi Alloh wahai paman! seandainya mereka mampu meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan urusan dakwah ini, maka sekali-kali aku tidak akan meninggalkannya hingga Alloh memenangkannya atau aku yang binasa karenannya”.

Begitulah Sayyidah mujahidah tersebut telah mengambil suaminya Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam sebagai contoh yang paling agung dan tanda yang paling nyata tentang keteguhan diatas iman. Oleh karena itu, kita mendapatkan tatkala orang-orang Quraisy mengumumkan pemboikotan mereka terhadap kaum muslimin untuk menekan dalam bidang politik, ekonomi dan kemasyarakatan dan mereka tulis naskah pemboikotan tersebut kemudian mereka tempel pada dinding ka’bah; Khadijah tidak ragu untuk bergabung dengan kaum muslimin bersama kaum Abu Thalib dan beliau tinggalkan kampung halamannya untuk menempa kesabaran selama tiga tahun bersama Rasul dan orang-orang yang menyertai beliau menghadapi beratnya pemboikotan yang penuh dengan kesusahan dan menghadapi kesewenang-wenangan para penyembah berhala. Hingga berakhirlah pemboikotan yang telah beliau hadapi dengan iman, tulus dan tekad baja tak kenal lelah. Sungguh Sayyidah Khadijah telah mencurahkan segala kemampuannya untuk menghadapi ujian tersebut di usia 65 tahun. Selang enam bulan setelah berakhirnya pemboikotan itu wafatlah Abu Thalib, kemudian menyusul seorang mujahidah yang sabar -semoga Alloh meridhai beliau- tiga tahun sebelum hijrah.

Dengan wafatnya Khadijah maka meningkatlah musibah yang Rasul hadapi. Karena bagi Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam, Khadijah adalah teman yang tulus dalam memperjuangkan Islam.

Begitulah Nafsul Muthmainnah telah pergi menghadap Rabbnya setelah sampai pada waktu yang telah ditetapkan, setelah beliau berhasil menjadi teladan terbaik dan paling tulus dalam berdakwah di jalan Alloh dan berjihad dijalan-Nya. Dalalm hubungannya, beliau menjadi seorang istri yang bijaksana, maka beliau mampu meletakkan urusan sesuai dengan tempatnya dan mencurahkan segala kemamapuan untuk mendatangkan keridhaan Alloh dan Rasul-Nya. Karena itulah beliau berhak mendapat salam dari Rabb-nya dan mendapat kabar gembira dengan rumah di surga yang terbuat dari emas, tidak ada kesusahan didalamnya dan tidak ada pula keributan didalamnya. Karena itu pula Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Sebaik-baik wanita adalah Maryam binti Imran, sebaik-baik wanita adalah Khadijah binti Khuwailid”.

Ya Alloh ridhailah Khadijah binti Khuwailid, As-Sayyidah Ath-Thahirah. Seorang istri yang setia dan tulus, mukminah mujahidah di jalan diennya dengan seluruh apa yang dimilikinya dari perbendaharaan dunia. Semoga Alloh memberikan balasan yang paling baik karena jasa-jasanya terhadap Islam dan kaum muslimin.